Tampilkan postingan dengan label BNI Ambon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BNI Ambon. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Februari 2020

Kasus Yang Terjadi di BNI Ambon, BNI Akan Terus Meminimalisir Kesalahan yang Terjadi

Sumber: google.com

Tidak ingin terjadi kasus penggelapan, Bank Negara Indonesia (BNI) terus meminimalisir kesalahan yang terjadi. Seperti yang terjadi di BNI Ambon, dimana uang nasabah yang disimpan di bank ataupun kas akan diminimalisir keterlibatannya dengan manusia.

“Pada prinsipnya kami akan lebih dominan untuk mengurangi unsur peran manusia. Mungkin lebih banyak peran IT,” ucap Direktur Bisnis Korporasi BNI Putrama Wahyu Setyawan kepada reporter Tirto, Senin (21/10/2019) saat ditemui di Plaza Indonesia.

Tak ingin kejadian yang terjadi di BNI Ambon kembali terjadi, maka diperlukan adanya pencegahan dengan sistem berlapis.

“Kalau udah ada sistem berlapis dan aturan main, tapi satu lini sudah kompromi susah ya. Jadi perbaikan itu mengurangi, meminimalisir keterlibatan manusia dalam proses,” ucap Putrama.

Dana nasabah BNI Ambon dipastikan Putrama akan selalu aman. Dikatakan Putrama, dana nasabah BNI Ambon selalu aman dan tidak perlu khawatir.

“Untuk recovery-nya tentu kami sangat berharap dari hasil pelacakan aset yang dilakukan penegak hukum itu salah satu sumber dari recovery untuk mengembalikan dana Rp58,9 miliar itu. Nanti ditelusuri,” ucap Putrama.



Sumber: Tirto.id

Terus Memudahkan Nasabah, Kepala BNI Ambon Menyarankan Nasabahnya Gunakan E-Banking

Sumber: google.com

Ingin terus memudahkan nasabahnya dalam melakukan transaksi keuangan, Pejabat Kepala BNI Ambon, Nolly Stevie Bernard menganjurkan nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking.

Dimana hal ini sangat berguna untuk para nasabah dalam memantau aktivitas keuangan mereka. Melansir dari laman Kumparan, e-banking yang digunakan oleh nasabah yang menggunakan BNI Ambon sangatlah sedikit.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Bahkan menurutnya, hanya ada sekitar 90 persen nasabah BNI Ambon yang baru menggunakannya. Dan tentunya hal ini akan membuat nasabah BNI Ambon kerepotan dalam melakukan transaksi.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," lanjutnya.

Dan dikatakan Nolly, untuk mengaktifkan e-banking ini nasabah BNI Ambon cukup membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang pembantu di BNI Ambon.



Sumber: Kumparan.com

Minggu, 02 Februari 2020

Kasus Yang Terjadi di BNI Ambon, Tak Akan Menurunkan Harga Saham

Sumber: google.com


Kasus pembobolan dana bank BNI 46 Cabang Ambon sejumlah Rp 58,9 miliar oleh terduga pelaku Faradiba Yusuf dan kroninya dianggap tak mempengaruhi langsung harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara nasional. Sebab di bursa efek melihat skala perusahaan BNI. Dimana yang terjadi masih sebatas masalah di cabang. Hal itu diakui kepala BEI perwakilan Maluku Alberto Dachi.

“Kalau berkaca dari kasus BNI Ambon ini sebenarnya secara nasional tidak ada permasalahan atau pengaruh langsung. Karena di bursa efek kan kita lihat skala perusahaan BNI-nya dan dari bursa efek belum ada urgensi untuk haruskah minta penjelasan langsung dari BNI 46 atau apa. Ini mungkin masalahnya masih sebatas di cabang jadi dari sahamnya sendiri tidak ada masalah,” tukas Berto

Kalau harga saham turun diakui Berto, lebih ke sektoral. Sebab beberapa saham perbankan secara umum ini memang lagi turun harga sahamnya. Tapi kalau BNI secara spesifik mungkin dari kasus yang ada tidak secara langsung berpengaruh ke pergerakan harga saham.

“Mungkin lebih ke keadaan saja. Kondisi ekonomi itu kan kemarin sempat ada penurunan suku bunga juga gitu kan, mungkin secara jangka pendek di sektor perbankan lagi sedang turun tapi nanti biasanya secara jangka panjangnya khan bisnisnya akan pulih lagi,” ungkapnya.

Dirinya lantas menghimbau kepada para investor agar jangan terlalu panik menanggapi berita-berita seperti yang kasus pembobolan BNI Ambon karena tidak terkait harga saham. Kalaupun ada permasalahan apapun, dari bursa efek pasti akan meminta penjelasan langsung kepada BNIpusat.

“Tidak ada pengaruh secara signifikan baik penurunan atau peningkatan, masih normal-normal saja karena kita kan pergerakan sektornya beda, pasar modal dan perbankan. Jadi investor tidak usah panik lah. Sampai sekarang nggak ada urgensi seperti itu bahkan tidak ada suspensi perdagangan saham dan lainnya. Karena ini sifatnya mungkin lebih ke permasalahan di cabang. Kalau investor yang punya saham anjurannya jangan terlalu panik berlebihan menanggapi. Tetap tenang, sebab semua aman,” tutupnya.


Upaya Kanwil Maluku dan BNI Ambon Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku Tumbuh Lebih Baik

Sumber: google.com

Meningkatkan ekspansi kredit  serta untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi jaringan kantor Bank Nasional Indonesia (BNI) di Provinsi Maluku Cabang Ambon, maka Direktur Kredit BNI Sdri. Diona beserta Sdra. Stenli(Staf) melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku, Selasa (01/11).

Kunjungan Direktur Kredit BNI ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Priyadi. Kakanwil mengucapkan selamat datang dan atas perkenannya Direktur Kredit BNI mengunjungi Kanwil Kemenkumham Maluku.

Adapun maksud dan tujuan Direktur Kredit BNI ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Maluku untuk lebih meningkatkan kerjasama dengan Kanwil Kemenkumham Maluku mengingat salah satu syarat dalam pemenuhan pengajuan kredit untuk masyarakat yakni adanya kerjasama dengan notaris, mengingat notaris dibawah pengendalian Kanwil Kemenkumham Maluku, ungkap Direktur Kredit BNI Diona.

Terkait dengan syarat (surat-surat) dalam pemenuhan pengajuan kredit Kakanwil mengatakan hal ini sangat penting dan butuh kerjasama dari pihak bank dalam hal ini BNI sendiri agar jelas urusannya menyangkut hak maupun kewajiban yang harus ditanda tangani bersama.

Lebih lanjut Kakanwil mengatakan soal notaris beberapa waktu yang lalu tepatnya 19 September 2016 lalu telah dilakukan pelantikan majelis pengawas notaris yang artinya bila ada sebagian dari notaris yang nakal akan kita tindak sesuai dengan kode etik (peraturan) yang berlaku dan kita juga sudah mendeklarasikan perang melawan Pungutan Liar (Pungli).

18 Oktober 2016 yang artinya tidak adalagi ruang atau celah untuk hal-hal yang saya sebutkan diatas ditambah juga dengan moto kita di Kanwil Maluku : Kami “PASTI” Melayani Tanpa Korupsi, Tanpa Narkoba dan Non Diskriminasi, tambah Kakanwil kepada Direktur Kredit BNI bahwa pada akhir November ini akan dilakukan evaluasi notaris di seluruh Indonesia.

Pertemuan Kakanwil dengan Direktur Kredit BNI Maluku Cabang Ambon ini berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan serta mendapatkan kesepakatan bersama “Sinergi”, Kanwil dan BNI Untuk Kemajuan Ekonomi Maluku Tumbuh Lebih Baik. humas.maluku.



Sumber: Maluku.kemenkumham.go.id

Kamis, 30 Januari 2020

Untuk Memperingati Hut ke-73, BNI Ambon Memulai Acara Dengan Pemontongan Tumpeng

Sumber: google.com


Bank Negara Indonesia (BNI) telah berulang tahun yang ke-73. BNI Ambon dengan tagline "Bersama Jadi Luar Biasa" kemudian merayakannya dengan bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Ambon melakukan donor darah.

Sebelumnya, acara dimulai dengan pemotongan tumpeng ini dipimpin oleh Pemimpin BNI Ambon yaitu Ferry Siahainenia yang kemudian diberikan kepada manajemen. Dan tak hanya itu saja, selain BNI Ambon, acara ini diikuti oleh personil Kodam Kodam XVI/Pattimura dengan target 100 kantong darah.

“Donor darah bekerjasama dengan PMI dan Satker yang dibawah otoritas Kodam XVI/Pattimura. Kami juga akan melaksanakan rekreasi bersama seluruh pimpinan, manajemen dan pegawai, Sabtu (6/7) di pantai Liang. Untuk donor darah, harapan kita banyak yang datang karena karena target kita 100 kantong, pasti didominasi TNI AD Kodam XVI Pattimura. Sementara internal, semua pegawai dilibatkan menyumbang darahnya. Kita juga syukuri HUT dengan pemotongan tumpeng, doa bersama dan sebelumnya ada lomba tenis meja untuk internal pegawai sejak 2 Juli. Puncaknya hari ini,” tukasnya kepada awak media di ruang kerjanya.

Tak hanya itu, kegiatan BNI Ambon ini juga tetap memberikan masyarakat kemudahan. Yaitu diadakannya BNI Layanan Gerak (BLG), mobil pelayanan bagi masyarakat yang bisa dijangkau di Liang dan sekitarnya, kemudian ada CSR juga yang akan berbagi disitu.

Di usia BNI ke 73, dirinya berharap dan bertekad membangun Maluku lewat beberapa pengembangan sektor usaha yang ada disini.

“Pastinya, HUT ke 73 ini juga menjadi motivasi untuk BNI Ambon dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Karena konsistensi kita itu jelas. Kita ingin meningkatkan layanan dan juga meningkatkan bisnis. Terutama kepedulian kita pada masyarakat. Jadi yang sudah berjalan saat ini khan, Ambon salah satu barometer bisnis dan layanan untuk wilayah. Karena kami dibawah supervisi wilayah Makassar. Kami ingin kontribusi kami ini betul-betul nyata dan bisa dirasakan masyarakat,” kunci Ferry.

Tak hanya itu, Serda Dwiki Dharmawan mengaku bahwa aksi donor darah ini sudah sering dilakukan TNI/AD sebagai kepedulian dan berbagi kepada masyarakat melalui bank darah PMI. Dimana TNI akan selalu siap ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Semoga yang BNI Ambon lakukan ini, darah yang telah disumbang dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tukasnya.



Selalu Mengedepankan Kemudahan, Bank BNI Kini Buka 4 KCP di Wilayah Maluku

Sumber: google.com

PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, selalu mengedepankan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi kepada seluruh nasabah. Untuk memberikan kemudahan akses ke segenap masyarakat sekaligus perluasan jaringan bisnis dan peningkatan kualitas layanan, BNI Kantor Cabang Utama (KCU) Ambon, membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) baru pada 4 kabupaten/kota di Maluku.

4 KCP yang dibuka, yakni
KCP Seram Bagian Barat (Gemba), Rabu(5/10/2016),
KCP Seram Bagian Timur (Bula), Kamis(6/10/2016),
KCP Maluku Tenggara (Langgur), Jumat(7/10/2016),
KCP Kepulauan Aru (Dobo), Rabu(12/10/2016). Bertambahnya 4 KCP, maka secara keseluruhan BNI telah berada di 10 kabupaten/kota di Maluku.


Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon, Dionne E. Limmon mengatakan dengan hadirnya 4 KCP baru, dapat memberikan pelayanan serta lebih dekat dengan masyarakat. “Kami yakin dengan dibukanya beberapa KCP bisa membantu mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi dan aktivitas perbankan,” ungkapnya kepada koran ini, Rabu(5/10).

Di Maluku, saat ini terdapat satu KCU, dan 7 KCP, 5 kantor kas dan 61 unit ATM yang tersebar di berbagai lokasi. “Kami sendiri optimis dapat membantu memenuhi kebutuhan perbankan masyarakat termasuk fasilitas pembiayaan atau permodalan. Selain itu, dalam waktu dekat sebanyak 14 unit ATM akan segera dioperasikan,” rincinya.

Di tengah persaingan industri perbankan yang kian kompetitif, sambung Dionne, BNI tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi nasional, antara lain dengan memberikan layanan yang unggul dan memberikan nilai lebih bagi nasabah.

Salah satunya adalah dengan terus mengembangkan, meningkatkan dan merevitalisasi KCP baru maupun ATM agar lebih berkualitas, baik dari aspek teknologi maupun fitur layanan. Layanan tersebut diberikan dengan memperhatikan aspek potensi bisnis daerah dan kebutuhan nasabah di lokasi-lokasi strategis di daerah ini.

Pembukaan KCP baru juga bertujuan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI serta memperluas coverage area bisnis atau layanan, sehingga BNI bisa lebih dekat dengan nasabah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya

Selain itu, sebagai langkah untuk meningkatkan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai yang di BNI disebut dengan Agen BNI46. “Agen BNI46 adalah pihak ketiga yang bekerjasama dengan BNI untuk menjadi kepanjangan tangan BNI dalam menyediakan layanan perbankan kepada masyarakat, berupa pembukaan rekening tabungan BNIpandai, setoran tunai, penarikan tunai, dan pembayaran,” paparnya.

Dia berharap, BNI bisa mendorong potensi ekonomi di Maluku dan menjadi bank pilihan utama masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan. “Intinya kami berharap dapat menopang rencana ekspansi kredit BNI dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat diantaranya melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dan produk perbankan lainnya,” harapnya. (IWU)



Sumber: Ambonekspres.fajar.co.id

Selasa, 28 Januari 2020

BNI Raih Padmamitra+ 2019 Berkat Program Ayo Menabung dengan Sampah

Sumber: google.com


Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah sebagai salah satu sumber penghasilan yang kemudian menabungkan penghasilannya di dalam sistem perbankan, perlu diupayakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Untuk itu, Bank BNI giat mengkampanyekan gaya hidup sehat dengan mengelola sampah dengan baik sekaligus meningkatkan literasi keuangan dengan memperkenalkan Agen46 yang berfungsi sebagai Bank Sampah.

“Lingkungan menjadi lebih bersih, sampah pun terpilah. Saat yang sama, Agen BNI46 pun dapat dioptimalisasikan, antara lain dengan pembukaan rekening tabungan BNI, baik BNI Taplus, Simpel (simpanan pelajar) maupun tabungan BNI Pandai. Program ini juga telah sukses mendigitalisasi transaksi di Bank Sampah,” kata Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Mengusung tema “Program Ayo Menabung dengan Sampah,” konsistensi Bank BNI mengembangkan Bank Sampah ini mendapatkan penghargaan Padmamitra+ Award 2019 kategori Inovasi Digital, pada Selasa (5/11), yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Tema ini berdampak positif dan berhasil diterapkan di berbagai kawasan di DKI Jakarta sehingga dalam waktu singkat dapat dijalankan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kabupaten Kepulauan Seribu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) menyerahkan Padmamitra+ Award 2019 kategori Inovasi Digital kepada Direktur Bisnis Komputer BNI Anggoro Eko Cahyo (kanan) di Balai kota DKI Jakarta, Selasa (5/11/2019). BNI konsisten mengkampanyekan gaya hidup sehat dengan mengelola sampah sekaligus meningkatan literasi keuangan dengan memperkenalkan Agen46 yang berfugsi sebagai Bank Sampah. ANTARA/HO/Bank BNI

Program ini memberikan banyak manfaat, yaitu mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomis, melatih kebiasaan menabung melalui sistem perbankan, menyadarkan pentingnya hidup bersih dan mengajarkan pengelolaan serta pemilahan sampah.Sebelumnya, BNI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 1 dan Pemda DKI berkolaborasi menggelar Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah.

Gerakan ini bagian dari Program BNI Go Green yang menjadi perwujudan tanggungjawab BNI terhadap lingkungan, yang masuk dalam salah satu program pada Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) BNI. Dengan demikian, kegiatan BNI menjadi usaha yang berwawasan lingkungan.

Anggoro menuturkan, Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah merupakan sinergi dan kepedulian bersama antara BNI, OJK, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membantu mengatasi permasalahan sampah dari sumbernya. Caranya adalah dengan mendorong partisipasi masyarakat secara langsung.

Terkait dengan inklusi keuangan, jumlah rekening Simpanan Pelajar (Simpel) per 30 September 2019 telah mencapai lebih dari 800.000 rekening, tumbuh lebih dari 45 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Jumlah dana yang dihimpun lebih dari Rp 57 miliar atau tumbuh 14 persen dibanding tahun lalu periode yang sama.

Jumlah ini termasuk di dalamnya sekitar 150.000 rekening Simpel yang telah dihasilkan dalam pilot project Program Ayo Menabung dengan Sampah di Jakarta Barat dan Utara sejak tahun lalu.

Respon positif dari kalangan siswa ini memberikan rasa optimisme pada generasi muda mendatang yang lebih peduli terhadap lingkungan, dan implementasi Program OJK “one student one account” secara lebih luas.

Hingga September 2019, gerakan ini sudah diikuti lebih dari 150.000 siswa serta 5.000 warga dan pasukan orange, lebih dari 200 bank sampah dengan total dana hasil penjualan yang telah dihimpun mencapai lebih dari Rp 3 miliar.

Dengan peluncuran secara lebih luas lagi diharapkan membawa dampak lebih besar terhadap pengurangan sampah dari sumbernya, serta siswa dan masyarakat dapat menikmati nilai ekonomis dari kebiasaaan dan kemandirian dalam menabung dengan sampah serta mendukung implementasi program one student one account.

Hal penting lainnya adalah dengan program ini adalah langkah awal pembentukan karakter anak untuk gemar menabung dan peduli lingkungan sejak dini. Dengan gerakan ini akan membentuk & menciptakan sekaligus “lesscash society & lessthrash community”.



Untuk Memantau Aktivitas Keuangan, BNI Sarankan Nasabah Untuk Gunakan E-Banking

Sumber: google.com
BNI Ambon mengimbau nasabahnya untuk menggunakan aplikasi e-banking. Hal ini dilakukan agar para nasabah dapat memantau aktivitas keuangan.

Pejabat Kepala BNI KCU Ambon, Nolly Stevie Bernard mengatakan, pasca kasus dugaan penggelapan uang yang dilakukan oknum pegawai Bank BNI, masyarakat khawatir dana yang ditabung di bank itu ludes. Banyak nasabah komplain dan ingin menutup rekening tabungan. Meski pihaknya telah menginformasikan tabungan para nasabah aman.

Untuk itu, layanan  e-banking akan sangat berguna mengontrol keuangan juga memudahkan setiap transaksi keuangan nasabah.

"Saya sering edukasi kepada nasabah supaya bisa pakai e-banking karena  itu terdiri dari ATM, sms banking, mobile banking, internet banking supaya kalau ada uang yang bergerak dari rekening nasabah kita bisa tahu," kata Nolly, Rabu (30/10).

Menurut dia, baru 90 persen nasabah di BNI Ambon yang menggunakan aplikasi e-banking, hal ini karena mereka merasa kerepotan, padahal kegunaan yang didapatkan sangat besar.

"Banyak yang tidak mau untuk buat e-banking karena merasa pusing tapi sekarang ini kan penting. Padahal pakai aplikasi e-banking sangat mudah," ujarnya.

Untuk pengaktifkannya, Nolly menambahkan, nasabah hanya perlu membawa e-KTP dan buku tabungan ke kantor cabang utama maupun kantor cabang pembantu di Ambon.

"Nasabah harus datang sendiri ke kantor untuk mengatikfkan e-banking dengan membawa e-KTP dan buku tabungan," ungkapnya.



Sumber: Kumparan.com

Senin, 27 Januari 2020

Berkat Program Ayo Menabung dengan Sampah, BNI Raih Padmamitra+ 2019

Sumber: google.com

Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah sebagai salah satu sumber penghasilan yang kemudian menabungkan penghasilannya di dalam sistem perbankan, perlu diupayakan secara konsisten dan berkelanjutan.

Untuk itu, Bank BNI giat mengkampanyekan gaya hidup sehat dengan mengelola sampah dengan baik sekaligus meningkatkan literasi keuangan dengan memperkenalkan Agen46 yang berfungsi sebagai Bank Sampah.

“Lingkungan menjadi lebih bersih, sampah pun terpilah. Saat yang sama, Agen BNI46 pun dapat dioptimalisasikan, antara lain dengan pembukaan rekening tabungan BNI, baik BNI Taplus, Simpel (simpanan pelajar) maupun tabungan BNI Pandai. Program ini juga telah sukses mendigitalisasi transaksi di Bank Sampah,” kata Direktur Bisnis Konsumer BNI Anggoro Eko Cahyo, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Mengusung tema “Program Ayo Menabung dengan Sampah,” konsistensi Bank BNI mengembangkan Bank Sampah ini mendapatkan penghargaan Padmamitra+ Award 2019 kategori Inovasi Digital, pada Selasa (5/11), yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Tema ini berdampak positif dan berhasil diterapkan di berbagai kawasan di DKI Jakarta sehingga dalam waktu singkat dapat dijalankan di 5 Wilayah dan 1 Kabupaten, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Kabupaten Kepulauan Seribu.

Program ini memberikan banyak manfaat, yaitu mengubah paradigma masyarakat bahwa sampah memiliki nilai ekonomis, melatih kebiasaan menabung melalui sistem perbankan, menyadarkan pentingnya hidup bersih dan mengajarkan pengelolaan serta pemilahan sampah.Sebelumnya, BNI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 1 dan Pemda DKI berkolaborasi menggelar Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah.

Gerakan ini bagian dari Program BNI Go Green yang menjadi perwujudan tanggungjawab BNI terhadap lingkungan, yang masuk dalam salah satu program pada Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) BNI. Dengan demikian, kegiatan BNI menjadi usaha yang berwawasan lingkungan.


Anggoro menuturkan, Gerakan Ayo Menabung dengan Sampah merupakan sinergi dan kepedulian bersama antara BNI, OJK, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam membantu mengatasi permasalahan sampah dari sumbernya. Caranya adalah dengan mendorong partisipasi masyarakat secara langsung.

Terkait dengan inklusi keuangan, jumlah rekening Simpanan Pelajar (Simpel) per 30 September 2019 telah mencapai lebih dari 800.000 rekening, tumbuh lebih dari 45 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Jumlah dana yang dihimpun lebih dari Rp 57 miliar atau tumbuh 14 persen dibanding tahun lalu periode yang sama.

Jumlah ini termasuk di dalamnya sekitar 150.000 rekening Simpel yang telah dihasilkan dalam pilot project Program Ayo Menabung dengan Sampah di Jakarta Barat dan Utara sejak tahun lalu.

Respon positif dari kalangan siswa ini memberikan rasa optimisme pada generasi muda mendatang yang lebih peduli terhadap lingkungan, dan implementasi Program OJK “one student one account” secara lebih luas.

Hingga September 2019, gerakan ini sudah diikuti lebih dari 150.000 siswa serta 5.000 warga dan pasukan orange, lebih dari 200 bank sampah dengan total dana hasil penjualan yang telah dihimpun mencapai lebih dari Rp 3 miliar.

Dengan peluncuran secara lebih luas lagi diharapkan membawa dampak lebih besar terhadap pengurangan sampah dari sumbernya, serta siswa dan masyarakat dapat menikmati nilai ekonomis dari kebiasaaan dan kemandirian dalam menabung dengan sampah serta mendukung implementasi program one student one account.

Hal penting lainnya adalah dengan program ini adalah langkah awal pembentukan karakter anak untuk gemar menabung dan peduli lingkungan sejak dini. Dengan gerakan ini akan membentuk & menciptakan sekaligus “lesscash society & lessthrash community”.


Selepas Mendapatkan Perawatan, BNI Ambon Berikan 500 Paket Nutrisi

Sumber: google.com


Kementerian Sosial Republik Indonesia bersama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Ambon dan Komando Daerah Militer (Kodam) Pattimura memanjakan sekitar 500 orang warga Kota Ambon dan sekitarnya dengan pengobatan gratis. Selepas mendapatkan perawatan dan pengobatan dari tim dokter dan perawat Kodam Pattimura, BNI Ambon memberikan paket nutrisi sebanyak 500 paket. Peserta pengobatan gratis semakin lengkap dengan menerima tambahan bantuan dari Kementerian Sosial RI berupa 500 paket sembako.


Acara Bhakti Sosial Pengobatan Umum yang digelar berkenaan dengan Peringatan Hari Pers Nasional itu diselenggarakan di Kantor Desa Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon, Maluku, Rabu (8/2/17). Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Sosial RI Khofifa Indar Parawansa, Panglima Daerah Militer Pattimura Mayor Jenderal TNI Doni Monardo, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Margiono, dan Pemimpin BNI Wilayah Makassar Slamet Djumantoro. Acara ini digelar sebagai acara bersama antara Yayasan Pundi Amal dan Peduli Kasih SCTV/Indosiar dan BNI.

Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, pengobatan gratis ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kesehatannya, sekaligus mempermudah akses ke fasilitas kesehatan tanpa perlu khawatir terbebani oleh biaya berobat. Program ini mendapatkan dukungan tenaga dokter dari Kodam Patimura sebanyak 6 orang.

"Untuk menjaga agar masyarakat tetap sehat,  kami memberi tambahan nutrisi untuk seluruh peserta pengobatan gratis tersebut, seperti susu, telor, roti, dan biskuit," ujar Kiryanto.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Menteri Sosial Khofifa Indar Parawansa hadir langsung bertatap muka dengan warga.  Pada kegiatan itu, Menteri sosial menyempatkan diri berkeliling dan menyapa satu per satu warga yang hadir untuk berobat kepada dokter dan perawat yang dihadirkan panitia. Mensos menyapa dan berdialog dengan warga Hukurila yang sangat antusias bertemu dengannya.
"Saya keliling Indonesia, sudah melihat ciri khas daerah di Indonesia. Kalau di Ambon ini ada Pela Gandong. Kekayaan Indonesia ini sangat banyak, harus dipertahankan. Kegiatan sosial semacam ini harus didukung terus," kata Khofifa.



Sumber: Indonesiasatu.co

Minggu, 26 Januari 2020

Untuk Kembangkan Sektor UKM, BNI Ambon Meluncurkan Program Rejeki Kredit Wirausaha

Sumber: google.com


Situasi dan kondisi yang semakin aman turut menumbuh kembangkan sektor Usaha Kecil dan menengah (UKM) di kota Ambon. Melihat peluang ini, Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Ambon, meluncurkan program Rejeki Kredit Wirausaha.

Peluncuran program yang menawarkan berbagai kemudahan untuk pengembangan bidang UKM ini digelar Kamis (23/5) di Ambon Plaza (Amplaz) yang turut dihadiri oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH, perwakilan Bank Indonesia, mitra usaha serta para nasabah BNI.

Kepala BNI Ambon, Egos Mahar, menjelaskan program Kredit Wirausaha ini merupakan program nasional yang dilaksanakan di 14 kota besar dan 40 kota kecil di Indonesia, termasuk kota Ambon.

Program ini sendiri, jelasnya, bertujuan untuk meningkatkan awareness atau kepedulian terhadap pembiayaan bagi wirausaha pada segmen UKM.

“Kepedulian kita diwujudkan melalui produk kredit yang kita namakan BNI Wirausaha. Produk ini sudah cukup lama namun masih kurang mendapat perhatian, sehingga kita lakukan peluncuran program di hari ini,”ujarnya.

Egos tandaskan, fasilitas kredit yang ditawarkan BNI dalam program ini, berkisar antara Rp 50 Juta-Rp 1 Milyar, untuk jangka waktu satu sampai lima tahun. Proses Kredit juga sangat cepat karena BNI Ambon memiliki kewenangan untuk menyetujuinya.

“Khusus untuk program ini, kami memberikan bunga yang ringan untuk debitur, yakni untuk jangka waktu tiga tahun, bunga hanya 9 persen, atau 0,75 persen/bulan. Selama masa program berlaku, ada keringanan yang dapat dimanfaatkan yakni provisi hanya satu persen, dan potongan biaya administrasi hingga 60 persen,” katanya.

Secara nasional BNI menargetkan penyalurkan kredit segmen UKM sebesar Rp 340 milyar. Untuk di kota Ambon, program ini cukup mendapat sambutan yang cukup baik di kalangan wirausaha kota Ambon dan sekitarnya, hal ini tercermin dari angka perolehan kredit yang telah mencapai Rp 6,82 Milyar dalam 15 hari. Jumlah ini, diakui Egos telah melampaui target program yang hanya Rp Rp.5 Milyar.

“Kami ucapkan terima kasih bagi Pemerintah Kota Ambon telah berhasil menjalankan fungsinya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi iklim usaha di kota ini. Diharapkan program ini dapat memberikan keuntungan bagi pelaku UKM,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, SH dalam sambutannya memberi apresiasi bagi BNI atas peluncuran program Rejeki Kredit Wirausaha bagi UKM di Kota Ambon. Dirinya menilai, penempatan kota Ambon sebagai salah satu kota pelaksana program adalah pilihan yang tepat karena telah melalui kajian dan pertimbangan yang matang.

Dikemukakan, dari segi pertumbuhan ekonomi kota ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, selain itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Ambon telah menduduki peringkat ke enam secara nasional.

“Tingkat kesejahteraan masyarakat kota Ambon cukup baik, padahal APBD kita sangat kecil. Ini artinya, kemampuan kemandirian masyarakat dalam membangun ekonomi dan kesejahteraannya lebih banyak diusahakan dengan usaha mandiri daripada bergantung kepada pemerintah,”tandasnya.(RA)



Sumber: Ambon.go.id

Terkait Kasus Penggelapan Dana, BNI Himbau Masyarakat Untuk Tetap Tenang

Sumber: google.com

Direktur Bisnis Korporasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Putrama Wahju Setyawan menegaskan, dana nasabah tetap aman. Nasabah dan masyarakat umum tidak perlu khawatir untuk tetap bertransaksi dan menyimpan dananya di BNI.

Hal itu dikemukakan Putrama menanggapi kasus dugaan pembobolan BNI 46 cabang Ambon oleh tersangka berinisial FY.

Menurut dia, peristiwa yang terjadi di Ambon merupakan perbuatan oknum dalam sebuah sindikat, sehingga tidak dapat mempengaruhi kondisi BNI secara umum. Pria yang akrab disapa Iwan itu menyebutkan, terdapat beberapa faktor yang menjadi sebab nasabah tidak perlu khawatir dengan BNI.

Pertama, operasional layanan perbankan di BNI tetap berjalan normal, termasuk di seluruh outlet yang berada di bawah koordinasi Kantor Cabang Utama Ambon. Kedua, kepercayaan sebagian besar nasabah tetap terjaga dibuktikan jumlah transaksi masuk (menabung) lebih besar dibandingkan jumlah transaksi keluar.    

Ketiga, BNI tetap berkomitmen menjaga ketersediaan uang tunai yang dapat digunakan masyarakat melalui berbagai channel, termasuk mesin ATM selama 24 jam sehari 7 hari seminggu.

Berdasarkan hasil temuan  internal tersebut, BNI menemukan adanya kejanggalan transaksi. Atas temuan ini, BNI mengambil tindakan segera dengan melaporkan kejadian ini kepada pihak Polda Maluku untuk mengungkap dan menuntaskan kasusnya, serta mengupayakan recovery dana BNI yang digelapkan oleh sindikat.

Salah satu potret yang dapat menunjukkan kinerja BNI Ambon memuaskan, dapat dilihat dari kinerja Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun di seluruh outlet di bawah koordinasi Kantor Cabang Ambon. "Ini juga bukti dari animo masyarakat Ambon untuk menabung dan menggunakan layanan transaksi digital (digital service transaction) BNI yang cukup tinggi.
          
Data per September 2019 menunjukkan bahwa DPK yang dihimpun di Ambon dan sekitarnya tumbuh sebesar 20,06 persen secara Year on Year (YoY) dibandingkan DPK yang terkumpul selama tahun 2018. DPK yang tumbuh merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur  kepercayaan masyarakat terhadap BNI.

Fakta lainnya, DPK BNI tersebut sebagian besar karena ditopang oleh pertumbuhan tabungan dan giro yang merupakan sumber dana murah. BNI mencatat bahwa di Ambon dan sekitarnya terjadi pertumbuhan tabungan dan giro masing-masing sebesar 19,99 persen dan 27,96 persen secara YoY.



Sumber: Vivanews.com

Kamis, 23 Januari 2020

Bentuk Kerja Sama Bank BNI dan UNPATTI Diterima Langsung Oleh Rektor UNPATTI

Sumber: google.com


Direktur Perkreditan Bank BNI Ambon Ibu D. Limmon atas nama BNI Ambon menyerahkan bantuan hibah berupa kendaraan Mini Bus kepada Ubiversitas Pattimura yang diterima langsung oleh Rektor UNPATTI Prof. M. J Saptenno.

Penyerahan Hibah tersebut adalah salah satu bentuk dari kerjasama yang sudah dilakukan antara UNPATTI dan Bank BNI Ambon. Pada penyerahan hibah tersebut ditandatangani pada berita acara penyerahan hibah berupa kendaraan Mini Bus oleh keduanya.

Pada selanjutnya penyerahan Mini Bus tersebut disimbolis dengan penyerahan kunci kendaraan pada Rektor dengan langsung disaksikan oleh pejabat BNI dan juga pejabat UNPATTI di pelataran perkir depan Rektorat.

Setelah menerima kunci, kemudian Rektor dan Ibu Limmon bersama pejabat lainnya menaiki minibus tersebut dan mengelilingi jalan dalam kampus. HOTUMESE.



Sumber: Unpatti.ac.id

Peluncuran Program ‘Rejeki BNI Taplus’ Berhasil Menarik Simpati dari Berbagai Kalangan

Sumber: google.com


Simpati nasabah terus ditarik oleh Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk Cabang Ambon dengan cara meluncurkan program 'Rejeki BNI Taplus'. Benar saja program ini nyatanya berhasil menarik simpati dari berbagai kalangan masyarakat dan juga nasabah BNI Ambon.

"Peluncuran program Rejeki BNI Taplus ini adalah bentuk apresiasi kepada para nasabah yang selama ini menggunakan jasa perbankan milik BNI Ambon untuk menyimpan dana pribadi," ujar Pimpinan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ambon, Dionne Limmon di Ambon, Minggu (25/9).

Keberhasilan program luncuran BNI Ambon ini, menurut Dionne berhasil menarik animo masyarakat untuk ikut bercampur tangan menjadi peraih hadiah atkah hadiah impian. Banyaknya nasabah yang memblokir dananya untuk mendapatkan hadiah adalah buktinya.

"Program BNI Taplus telah berlangsung sejak tanggal 1 Oktober 2015 sampai 31 Maret 2016, dan memiliki dua skim yaitu pertama, program undian dengan kategori; periode bulanan dengan hadiah 300 vespa primavera 3V ie, periode triwulan dengan hadiah 15 Honda HR-V 1,5L S periode Grand Prize dengan hadiah Mercedes Benz C250 AMG," ungkapnya.

Dijelaskan Dionne, skim kedua, program hadiah langsung dengan hadiah berupa emas. Pengundian kategori periode bulanan untuk tahap keenam, tambah Dionne dilaksanakan Maret 2016 dengan hadiah 50 unit vespa primavera telah dilakukan pada tanggal 7 Mei 2016 di Bandung.

Sementara pemenang yang beruntung mendapatkan satu unit mobil honda HR-V adalah nasabah atas nama Allan Lohy dan satu unit vespa prímavera yang beruntung adalah nasabah atas nama Charies Edison Khomaro, kedua pemenang tersebut sudah mendapatkan hadiahnya pada jumat (23/9) kemarin tandasnya.

Dionne katakan, selain program Rejeki BNI Taplus, BNI juga mengadakan program nasional lainnya yaitu program Pesona Hadiah BNI Taplus 2016 yang disebut pesta periode 1 Mei sampai dengan 31 Desember 2016.

"Program ini sedang berjalan dan sudah mulai dimulai 1 Mei hingga akhir Desember mendatang" katakan Dione yang juga mantan pimpinan BNI Cabang Sorong Provinsi Papua.

Dionne menambahkan, dalam program ini BNI Ambon akan menghadiahi kepada para pelanggan yang membutuhkan dana dana simpanan di simpanan yang diblokir dengan jangka waktu tertentu dan berhak mendapatkan hadiah langsung berupa barang sesuai pilihan nasabah.

"BNI bukan hanya melayani para nasabah dalam layanan perbankan, akan tetapi BNI menyetujui untuk memberikan pelayanan yang sangat prima bagi para pelanggan," pungkasnya.

Sebelumnya, di Ambon, Jumat (23/9) kemarin, BNI Ambon memberikan hadiah untuk 2 pemenang, di kantor BNI Ambon. Program para pemenang Rejeki BNI Taplus mengungkapkan kegembiraan dan terima kasih kepada BNI Ambon yang merupakan salah satu perusahaan milik negara yang tidak hanya terkait dengan uang tetapi juga menyangkut kesejahteraan para pelanggannya.

"Luar Biasa Saya tidak menyangka bisa mendapatkan hadiah mobil Honda HR-V. Terima kasih BNI Ambon sudah boleh menghadiahi saya satu unit mobil" kata Allan Lohy saat menerima hadiah tersebut.

Sementara Charles Edison Khomaro, sangat bersyukur dia bisa terpilih sebagai salah satu pemenang program Rejeki BNI Taplus. Terima kasih BNI Ambon saya bersyukur bisa dipilih sebagai salah satu program pemenang Rejeki BNI Taplus, imbuhnya.



Rabu, 22 Januari 2020

BNI Ambon Lakukan Donor Darah Untuk Maknai Ulang Tahun ke-73

Sumber: google.com


Bank Negara Indonesia (BNI) telah berulang tahun yang ke-73. BNI Ambon dengan tagline "Bersama Jadi Luar Biasa" kemudian merayakannya dengan bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Ambon melakukan donor darah.

Sebelumnya, acara dimulai dengan pemotongan tumpeng ini dipimpin oleh Pemimpin BNI Ambon yaitu Ferry Siahainenia yang kemudian diberikan kepada manajemen. Dan tak hanya itu saja, selain BNI Ambon, acara ini diikuti oleh personil Kodam Kodam XVI/Pattimura dengan target 100 kantong darah.

“Donor darah bekerjasama dengan PMI dan Satker yang dibawah otoritas Kodam XVI/Pattimura. Kami juga akan melaksanakan rekreasi bersama seluruh pimpinan, manajemen dan pegawai, Sabtu (6/7) di pantai Liang. Untuk donor darah, harapan kita banyak yang datang karena karena target kita 100 kantong, pasti didominasi TNI AD Kodam XVI Pattimura. Sementara internal, semua pegawai dilibatkan menyumbang darahnya. Kita juga syukuri HUT dengan pemotongan tumpeng, doa bersama dan sebelumnya ada lomba tenis meja untuk internal pegawai sejak 2 Juli. Puncaknya hari ini,” tukasnya kepada awak media di ruang kerjanya.

Tak hanya itu, kegiatan BNI Ambon ini juga tetap memberikan masyarakat kemudahan. Yaitu diadakannya BNI Layanan Gerak (BLG), mobil pelayanan bagi masyarakat yang bisa dijangkau di Liang dan sekitarnya, kemudian ada CSR juga yang akan berbagi disitu.

Di usia BNI ke 73, dirinya berharap dan bertekad membangun Maluku lewat beberapa pengembangan sektor usaha yang ada disini.

“Pastinya, HUT ke 73 ini juga menjadi motivasi untuk BNI Ambon dalam meningkatkan pelayanan kepada nasabah. Karena konsistensi kita itu jelas. Kita ingin meningkatkan layanan dan juga meningkatkan bisnis. Terutama kepedulian kita pada masyarakat. Jadi yang sudah berjalan saat ini khan, Ambon salah satu barometer bisnis dan layanan untuk wilayah. Karena kami dibawah supervisi wilayah Makassar. Kami ingin kontribusi kami ini betul-betul nyata dan bisa dirasakan masyarakat,” kunci Ferry.

Tak hanya itu, Serda Dwiki Dharmawan mengaku bahwa aksi donor darah ini sudah sering dilakukan TNI/AD sebagai kepedulian dan berbagi kepada masyarakat melalui bank darah PMI. Dimana TNI akan selalu siap ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Semoga yang BNI Ambon lakukan ini, darah yang telah disumbang dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tukasnya.